Proses Merontokkan Padi dari Batangnya merupakan salah satu tahapan penting setelah panen. Pada tahap ini, bulir padi yang sebelumnya masih menempel pada batang atau malai dipisahkan untuk menghasilkan gabah. Kegiatan merontokkan padi biasanya dilakukan dengan cara tradisional maupun modern.
Secara tradisional, petani merontokkan padi dengan cara dipukul-pukulkan pada kayu atau alat khusus yang disebut gebogan, bahkan ada juga yang diinjak-injak agar bulir padi terlepas. Sementara itu, pada masa sekarang banyak petani yang menggunakan mesin perontok (thresher) agar pekerjaan lebih cepat, efisien, dan hasilnya lebih bersih.
Proses ini tidak hanya menjadi pekerjaan teknis, tetapi juga memiliki nilai budaya. Dalam tradisi masyarakat pedesaan, kegiatan merontokkan padi sering dilakukan secara gotong-royong sebagai bentuk kebersamaan. Dengan merontokkan padi, hasil panen dapat segera diproses menjadi gabah kering giling yang kemudian disimpan atau digiling menjadi beras sebagai bahan pangan utama.